Table of Contents

🔄 PROSES SIKLUS AIR

Siklus air terjadi melalui beberapa tahapan yang saling berhubungan dan berlangsung terus-menerus.

Setiap tahapan memiliki peran penting dalam menjaga perputaran air di bumi.


☀️ 1. Evaporasi (Penguapan)

Evaporasi adalah proses perubahan air menjadi uap air karena panas matahari.

Air yang menguap biasanya berasal dari:

Saat terkena panas matahari, air berubah menjadi uap lalu naik ke udara.

Semakin panas cuaca maka semakin cepat proses evaporasi terjadi.


🌿 2. Transpirasi

Transpirasi adalah penguapan air dari tumbuhan.

Tumbuhan menyerap air dari tanah melalui akar lalu mengeluarkannya melalui daun dalam bentuk uap air.

Transpirasi membantu menambah jumlah uap air di atmosfer.


☁️ 3. Kondensasi

Kondensasi adalah proses perubahan uap air menjadi titik-titik air kecil karena suhu dingin di atmosfer.

Titik-titik air berkumpul dan membentuk awan.

Semakin banyak uap air maka awan akan semakin tebal dan gelap.


🌧️ 4. Presipitasi

Presipitasi adalah proses turunnya air dari awan ke bumi.

Air turun dalam bentuk:

Hujan terjadi ketika awan tidak mampu lagi menampung air.


🌱 5. Infiltrasi

Infiltrasi adalah proses meresapnya air ke dalam tanah.

Air hujan yang meresap akan menjadi:

Air tanah sangat penting untuk kehidupan manusia dan tumbuhan.


🌊 6. Runoff (Aliran Permukaan)

Runoff adalah proses mengalirnya air di permukaan tanah menuju sungai, danau, dan laut.

Air hujan yang tidak meresap ke tanah akan mengalir di permukaan bumi.


🔁 Siklus Terjadi Berulang

Semua proses:

terjadi terus-menerus tanpa berhenti.

Karena itulah air di bumi tidak habis.


📌 Kesimpulan

Proses siklus air terdiri dari beberapa tahapan penting yang membuat air terus berputar dari bumi ke atmosfer lalu kembali lagi ke bumi.